Showing posts sorted by relevance for query peraturan-permainan-bola-basket. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query peraturan-permainan-bola-basket. Sort by date Show all posts

Permainan Bola Tangan (Teknik Dasar Permainan Bola Tangan, Lapangan, Dan Peraturan Bola Tangan)

       Permainan bola tangan yaitu permainan bola yang dimainkan oleh dua regu. Setiap regu terdiri atas 11 orang. Cara memainkannya dengan tangan (digiring dan dilempar), kemudian berusaha memasukkan bola ke gawang lawan untuk mendapatkan nilai. Permainan bola tangan merupakan perpaduan dari permainan sepak bola (jumlah pemain dan lapangan) dan permainan bola basket (dipantul-pantulkan dan dilempar).
       Permainan bola tangan memakai lapangan yang berbentuk persegi panjang dengan ukuran sebagai berikut.


1. Panjang lapangan : 90 – 110 meter (disebut garis samping).
2. Lebar lapangan : 55 – 65 meter (garis belakang).
3. Lebar gawang : 7,32 meter.
4. Tinggi gawang : 2,44 meter.

    Permainan bola tangan yaitu permainan bola yang dimainkan oleh dua regu. Setiap regu terdiri atas 11 orang. Cara memainkannya dengan tangan (digiring dan dilempar), kemudian berusaha memasukkan bola ke gawang lawan untuk mendapatkan nilai. Permainan bola tangan merupakan perpaduan dari permainan sepak bola (jumlah pemain dan lapangan) dan permainan bola basket (dipantul-pantulkan dan dilempar).
Permainan bola tangan memakai lapangan yang berbentuk persegi panjang dengan ukuran sebagai berikut.
1. Panjang lapangan : 90 – 110 meter (disebut garis samping).
2. Lebar lapangan : 55 – 65 meter (garis belakang).
3. Lebar gawang : 7,32 meter.
4. Tinggi gawang : 2,44 meter.

  
Teknik permainan bola tangan.
1. Teknik Dasar Lempar Tangkap Bola ( Passing)
    Teknik dasar lempar tangkap bola ada dua macam sebagai berikut.
a. Passing dengan dua tangan terdiri atas
   1) operan setinggi dada (the two hand chest pass);
   2) operan atas kepala (the overhead pass);
   3) operan pantulan (the bounce pass);
   4) operan ayunan bawah (the underhand pass);
   5) operan bergulir di tanah (the underhand pass).
b. Passing dengan satu tangan terdiri atas
   1) operan samping (the side arm pass);
   2) operan belakang (reverse pass);
   3) operan lompat (the jump hand pass).
2. Teknik Dasar Menggiring
    Menggiring atau mendribel bola yaitu upaya membawa bola dengan cara memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu atau dua tangan. Pada permainan bola tangan seorang pemain diperkenankan melangkah sebanyak 3 langkah sambil memegang bola sesudah memantulkan bola pada ketika berlari. Namun, diperbolehkan juga menggiring menyerupai pada permainan bola basket. Kegunaan menggiring yaitu untuk mencari peluang serangan, menerobos pertahanan lawan, dan memperlambat tempo permainan.
3. Teknik Dasar Menembak ( Shooting)
    Menembak (shooting) yaitu upaya seorang pemain untuk
memasukkan bola ke gawang. Ditinjau dari posisi badannya terhadap papan maka shooting dibedakan sebagai berikut.
a. Menembak dengan perilaku bangun (standing shoot).
b. Menembak dengan perilaku melayang (fling shoot).
c. Menembak sambil menjatuhkan tubuh ke depan (dive shoot).
d. Menembak sambil membalik (reverse shoot).
4. Bermain dengan Menerapkan Peraturan
a. Cara memainkan bola yaitu sebagai berikut.
    1) Pemain boleh menghentikan, menangkap, melempar, dan menyentuh bola dengan tangan, kepala, badan, paha, dan lutut.
    2) Membawa bola paling banyak tiga langkah dan bola harus dipantulkan.
    3) Menahan bola paling usang 3 detik.
b. Aturan bermain di kawasan gawang yaitu sebagai berikut.
    1) Penjaga gawang bebas bergerak di kawasan gawang.
    2) Pemain yang menyerang memasuki kawasan gawang hukumannya lemparan bebas.
    3) Pemain bertahan memasuki kawasan gawang hukumannya lemparan 14 m.
    4) Bola di kawasan gawang hak penjaga gawang.
    5) Mengembalikan bola ke kawasan gawang:
        a) boleh melempar bola memasuki gawang;
        b) dilarang menahan bola lebih dari 3 detik;
        c) boleh membawa bola dengan berjalan di kawasan gawang;
        d) lemparan sudut jika bola keluar.
c. Aturan untuk penjaga gawang yaitu sebagai berikut.
    1) Boleh melempar bola dengan segala cara.
    2) Tidak boleh menahan bola lebih dari 3 detik.
    3) Boleh membawa bola dengan berjalan di kawasan gawang.
    4) Tidak boleh membawa bola keluar dari gawang.
 

d. Terjadinya gol yaitu sebagai berikut.
    1) Gol terjadi apabila seluruh proyeksi bola melewati garis gawang.
    2) Apabila terjadi gol permainan dimulai dari tempat lemparan permulaan.
e. Offside sebagai berikut.
    1) Untuk regu bertahan, apabila di kawasan offside terdapat lebih dari 7 pemain termasuk penjaga gawang, sedangkan bola dalam penguasaan regu yang bertahan.
    2) Untuk regu penyerang, apabila di kawasan offside terdapat lebih dari 6 pemain, sedangkan bola dalam penguasaan regu penyerang.
f. Lama permainan sebagai berikut.
    1) Waktu permainan untuk putra yaitu 2 × 30 menit dengan istirahat 10 menit atau 2 × 20 menit tanpa istirahat.
    2) Waktu permainan untuk putri yaitu 2 × 20 menit dengan istirahat 10 menit atau 2 × 15 tanpa istirahat.

(bse penjasorkes oleh Sri Wahyuni Sutarmin Pramono)

Ukuran Dan Gambar Lapangan Basket, Papan Pantul, Keranjang, Dan Bola Basket Lengkap (Sesuai Fiba / Perbasi)

Ukuran resmi dari lapangan permainan basket dan lainnya menyerupai papan pantul, keranjang dan bola diatur oleh induk yang berjulukan FIBA (Federation International de Basket Ball Amateur) dan di Indonesia berjulukan Perbasi. Ukuran ini sanggup juga menyesuaikan kalau tidak dimungkinkan untuk diterapkan. Mari kita simak uraian dan gambarnya biar kita semakin tahu perihal basket.
Lapangan Basket
    Lapangan permainan bola basket mempunyai kriteria ukuran sebagai berikut.
1) Bentuk lapangan   : persegi panjang.
2) Panjang lapangan  : 28 meter.
3) Lebar lapangan     : 15 meter.
   Lapangan bola basket diberi batas garis yang disebut garis samping dan garis pendek disebut garis simpulan atau garis belakang. Setiap garis tebalnya 5 cm.
Berikut ini yaitu gambar dari lapangan basket beserta ukurannya:
 Ukuran resmi dari lapangan permainan basket dan lainnya menyerupai papan pantul Ukuran dan Gambar Lapangan Basket, Papan Pantul, Keranjang, dan Bola Basket Lengkap (Sesuai FIBA / Perbasi)

Papan Pantul dan Keranjang Basket
    Papan pantul dan keranjang bola basket mempunyai hukum ukuran sebagai berikut.
1) Papan pantul terbuat dari kayu, tebalnya 3 cm, panjang 180 cm, lebar 120 cm, dan tinggi papan 2,75 cm; dipasang di belakang ring; jaraknya diberi jala.
2) Keranjang dibentuk dari besi yang melingkar yang diberi jala.
3) Ring besi dengan garis tengah 45 cm, jala yang dibentuk dari sebangsa tali yang berwarna putih yang digantungkan di ring dengan panjangnya berukuran 40 cm.
Berikut ini gambar dan ukuran papan pantul dan keranjang:
 Ukuran resmi dari lapangan permainan basket dan lainnya menyerupai papan pantul Ukuran dan Gambar Lapangan Basket, Papan Pantul, Keranjang, dan Bola Basket Lengkap (Sesuai FIBA / Perbasi)

Bola
    Bola yang dipakai untuk bermain basket dengan ukuran sebagai berikut.
 Ukuran resmi dari lapangan permainan basket dan lainnya menyerupai papan pantul Ukuran dan Gambar Lapangan Basket, Papan Pantul, Keranjang, dan Bola Basket Lengkap (Sesuai FIBA / Perbasi)
1) Bola dibentuk dari karet yang berlapis homogen kulit.
2) Keliling bola : 75 – 78 cm.
3) Berat bola : 600 – 650 gram.
4) Tekanan udara dalam bola harus melambungkan bola dengan ketinggian 120 – 140 cm.

Rangkuman Bahan Penjas Kelas 7 Smp/Mts Semester 1/2

Rangkuman Materi Penjas Kelas 7 SMP/MTs Semester 1/2 - Pelajaran olahraga di sekolah bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani setiap siswa alasannya ialah di dalam tubuh yang sehat terdapat pula jiwa yang sehat. Dengan menjaga kesehatan maka acara berguru mengajar menjadi lebih optimal. Kita tidak hanya dituntut untuk berakal dalam setiap pelajaran tetapi juga harus tahu bagaimana kita menjaga kesehatan diri. Untuk menjaga kesehatan salah satu caranya yaitu dengan olahraga secara rutin dan masakan yang bergizi. Di sekolah kita setiap seminggu sekali melaksanakan olahraga rutin di tambah satu hari lagi dengan senam bersama dengan demikian seminggu kita melaksanakan kegiatan olahraga di sekolah sebanyak dua kali.
 Pelajaran olahraga di sekolah bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani setiap siswa Rangkuman Materi Penjas Kelas 7 SMP/MTs Semester 1/2
Pada materi pelajaran penjaskes di SMP/MTs kelas 7 kita banyak berlatih jenis olah raga dengan bermacam-macam gerakan. Untuk mengingat materi pelajaran Penjas salah satu cara yang sanggup kita lakukan ialah dengan cara merangkum atau meringkas materi pelajaran tersebut. Berikut ringkasan materi penjas SMP/MTs yang sanggup dijadikan sebagai materi belajar.
Bab 1 Permainan dan Olahraga Bola Besar
Sepak bola berasal dari negara Inggris. F.A. (Football Association) didirikan Inggris tanggal 26 Oktober 1863. FIFA (Federation International de Football Association) didirikan di Paris, Prancis, pada tanggal 21 Mei 1904. Indonesia mengenal sepak bola, semenjak tahun 1930, dengan dibentuknya PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) di Yogyakarta.

Teknik dasar sepak bola ialah menendang bola, menghentikan bola, menggiring bola, menyundul bola, dan melempar bola. Posisi pemain sepak bola terdiri atas 4 bagian, yaitu penjaga gawang, pemain belakang, pemain tengah, dan pemain depan. Koordinasi dan kolaborasi antarpemain satu tim harus dilakukan. Masalah (konflik) dalam permainan sepak bola sering muncul dikarenakan adanya pelanggaran ringan, sedang, dan berat. Masalah itu akan diselesaikan oleh wasit. Wasit berkuasa penuh di lapangan. Wasit bertindak adil dan disiplin dalam menjalankan ketentuan permainan. Waktu permainan ialah 2 × 45 menit dengan istirahat 15 menit.

Bola voli diciptakan oleh William G. Morgan pada tahun 1895. Tahun 1948 didirikan IVBF (International Volley Ball Federation). Tahun 1928 Indonesia mengenal permainan bola voli dan pada tanggal 22 Januari 1955, di Jakarta didirikan PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia). Teknik dasar bola voli: servis, passing, smash, dan block. Komposisi pemain terdiri atas 6 pemain, yaitu 4 smasher, 1 tosser, dan 1 all around player.

Permainan bola basket diciptakan oleh James A. Naismith, pada tahun 1891 di YMCA (Young Man Christian Association), Massachussett, Amerika Serikat. Teknik dasar bola basket ialah dribel, passing, shooting, pivot, lay up, dan rebound. Koordinasi gerakan antara pemain, yaitu defensive (bertahan) dan offensive (menyerang). Peraturan dalam permainan bola basket terdiri atas 5 pemain dalam satu regu. Lamanya permainan 2 × 20 menit, dengan istirahat 10 menit.

Bab 2 Permainan dan Olahraga Bola Kecil
George Hansock ialah orang Amerika Serikat yang membuat permainan softball di Chicago pada tahun 1906. Peraturan permainan dibuat oleh Lewis Robet pada tahun 1916 dan diperbaiki oleh Mattew. Pada tahun 1968 softball diperkenalkan di Asia di kejuaraan Manila. Di Indonesia pada PON VII di Surabaya tahun 1969.

Teknik dasar softball, yaitu memegang stick, memukul, melempar, menggulirkan bola, dan sliding. Mematikan lawan dengan men-tick atau memperabukan base. Mendapatkan angka, yaitu setiap pemukul sanggup melewati base I, II, III, dan kembali ke base IV. Asal muasal permainan bulu tangkis pada zaman Kerajaan Inggris era ke-12.

Di India di Poona hingga tahun 1870. Dinamakan bulu tangkis alasannya ialah kawasan bermain permainan ini ialah di kota Badminton, Gloucestershine. Organisasinya di Indonesia dikenal dengan nama PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) dibuat tahun 1951, sedangkan di dunia IBF tahun 1934. Teknik dasar bulu tangkis ialah forehand, backhand, service, netting, lob, dan chop.

Mayor W.C. Wingfield memperkenalkan tenis di pesta Wales tahun 1873. Di Indonesia diperkenalkan oleh Dr. Haitep. Teknik dasar tenis ialah memegang raket, forehand, backhand, servis, pukulan voli, chop, lob, dan smash. Tenis meja terkenal di Inggris era ke-19 dengan nama pingpong. Di Indonesia pada PON I di Solo tahun 1948 tenis meja dimainkan. Teknik dasar tenis meja, yaitu memegang bet, mendapatkan bola, forehand, backhand, push, drive, chop, servis, dan spin.

Bab 3 Atletik
Nomor-nomor dalam atletik meliputi nomor jalan, lari, lompat, dan lempar. Sejarah atletik merupakan olahraga tertua atau ”mother of sport” Ibu dari segala cabang olahraga.

Teknik dasar lari, meliputi melangkah, gerakan badan, gerakan tangan, dan pandangan. Nomor-nomor lari meliputi nomor lari jarak pendek (sprint), nomor lari jarak menengah, dan nomor lari jarak jauh.

Nomor lompat meliputi lompat jauh, lompat tinggi, lompat galah, dan lompat jangkit. Teknik dasar lompat jauh meliputi awalan, tolakan, melayang, dan mendarat. Nomor lempar meliputi lempar cakram, tolak peluru, lempar lembing, dan lempar martil. Nomor-nomor lempar tujuannya mencapai lemparan atau tolakan sejauhjauhnya.

Bab 4 Bela Diri
Pencak silat ialah hasil budaya bangsa Indonesia alasannya ialah dikenal semenjak era ke-7 m. Pencak silat berfungsi sebagai seni, bela diri, dan pendidikan. IPSI ialah Ikatan Pencak Silat Indonesia. Teknik dasar pencak silat meliputi pukulan, tendangan, tangkapan, dan jatuhan/bantingan.

Judo ialah seni bela diri dari Jepang. Judo merupakan perkembangan dari teknik jujitsu. Tempat berlatih judo disebut dojo. Teknik judo meliputi teknik melempar, bergumul, dan menyerang. Induk organisasi judo Indonesia ialah PJSI. Taekwondo ialah seni bela diri dari Korea yang memakai teknik kaki dan tangan kosong. Teknik dasarnya meliputi pukulan, tendangan, dan tangkisan atau elakan.

Bab 5 Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani ialah suatu kondisi seseorang untuk melaksanakan kegiatan atau tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti.

Kebugaran jasmani meliputi aspek kesehatan dan performa. Unsur-unsur kebugaran jasmani, meliputi kekuatan otot, daya tahan otot, daya tahan jantung dan paru-paru, fleksibilitas, koordinasi, agilitas, kecepatan, dan keseimbangan. Bentuk-bentuk latihan kekuatan dan daya tahan otot, antara lain push up, pull up, squat thrust, sit up, dan back up. Daya tahan jantung dan paru-paru dilatih dengan joging, fartlek, dan interval training.

Bentuk-bentuk latihan kelentukan, antara lain meliukkan tubuh, membungkukkan badan, dan latihan peregangan. Adapun latihan keseimbangan, antara lain:

1. bangun dengan satu kaki,
2. duduk mengangkat kedua kaki, dan
3. berjalan meniti titian.

Bentuk-bentuk latihan kecepatan, antara lain dengan lari sprint berulang-ulang dengan jarak yang terus bertambah. Adapun bentuk latihan kelincahan berupa shuttle run, lari zig-zag, mengubah posisi tubuh, dan kelincahan bereaksi. Kebugaran jasmani tetap terjaga dengan:

1. Olahraga teratur.
2. Istirahat yang cukup.
3. Makan masakan bergizi.
4. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Bab 6 Uji Diri/Senam
Senam dasar ialah suatu bentuk gerakan yang menjadi dasar dari senam ketangkasan atau senam lantai.

Gerakan senam dasar misalnya gerak keseimbangan. Gerak keseimbangan ialah gerakan mempertahankan keseimbangan terkait dengan gravitasi bumi, baik dalam posisi membisu maupun bergerak. Gerak keseimbangan ada yang bertumpu pada kaki dan bertumpu selain kaki.

Senam lantai ialah gerakan senam yang seakan-akan balet dan jungkir balik tanpa alat bantu. Pelaksanaannya di lantai bermatras ukuran 12 × 12 m. Contoh gerakan senam lantai ialah berguling ke depan dan berguling ke belakang. Latihan penunjang gerakan berguling antara lain sit up, back up, push up, cium lutut, dan sit up bentuk V.

Bab 7 Senam Irama
Senam irama ialah gerakan senam yang diikuti irama atau ritme yang mengutamakan keindahan, kehalusan, keluwesan, keharmonisan gerak, dan ketepatan gerak terhadap irama pengiringnya.

Teknik dasar gerakan senam irama, meliputi:
1. Gerakan langkah kaki.
2. Gerakan mengayun satu lengan.
3. Gerakan mengayun dua lengan.
4. Gerakan melangkah dan mengayun. Gerakan-gerakan tersebut di atas sanggup dikuasai dengan baik melalui latihan yang disiplin dan teratur.


Bab 8 Renang
Salah satu acara air ialah kegiatan renang. Latihan renang dimulai dari meluncur, latihan kaki, tangan, dan pengambilan napas dan koordinasi gerakan. Nilai-nilai yang baik dalam renang ialah kedisiplinan, keberanian, dan kesehatan badan.

Renang gaya dada disebut juga gaya katak alasannya ialah gerakannya seakan-akan katak sedang berenang. Posisi tubuh telungkup di air. Gerakan kaki meliputi gerakan menendang, menarik, dan dirapatkan. Gerakan lengan meliputi menarik atau mendayung dan merapatkan.

Renang gaya bebas gerakan kakinya dilakukan ke atas dan ke bawah dengan sentra gerakannya di pangkal paha. Gerakan lengan diputar secara bergantian. Adapun pernapasan dilakukan mengikuti irama gerakan lengan dengan memiringkan atau menengokkan kepala ke samping kiri atau kanan saja tergantung kebiasaan.

Bab 9 Pendidikan Luar Kelas
Kemah ialah acara di alam terbuka dengan menginap di dalam tenda. Tempat berkemah yang dipilih hendaknya aman, nyaman, dan jauh dari bahaya. Nilai-nilai aktual dari perkemahan ialah kebersamaan, kerja sama, tanggung jawab, dan tenggang rasa.

P3K berfungsi memperlihatkan derma pertama pada kecelakaan sebelum dibawa ke rumah sakit. P3K membutuhkan peralatan dan obatan-obatan yang memadai untuk menolong korban kecelakaan. Jangan panik dikala melihat korban. Perasaan harus tenang, hati-hati, sigap, dan tanggap.

Bab 10 Budaya Hidup Sehat
Hidup sehat sanggup tercipta dengan menerapkan pola makan sehat, yaitu masakan yang bergizi dan higienis. Makanan yang bergizi ialah masakan yang mengandung cukup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Makanan gizi seimbang ialah komposisi masakan yang sesuai dengan kebutuhan energi manusia.

Penyakit menular seksual ialah penyakit yang ditularkan melalui korelasi kelamin/seksual. Penyakit menular seksual antara lain HIV/AIDS, sifilis, dan kencing nanah. Penyakit menular seksual sanggup dicegah dengan menghindari korelasi seksual yang berbahaya. Jagalah sehatmu sebelum tiba sakitmu dengan menerapkan pola hidup sehat.
Baca juga : Rangkuman Materi Pelajaran IPA kelas 7 SMP/MTs
Semoga rangkuman atau ringkasan materi Penjas kelas 7 ini sanggup memperlihatkan manfaat baik untuk pendidik atau akseptor didik dalam memahami materi pelajaran di sekolah. Selamat belajar
Sumber https://www.bukupaket.com/

Sejarah Voli, Lapangan, Dan Peralatan Voli

1. Sejarah Bola Voli
       Permainan bola voli berasal dari Amerika Serikat. Permainan ini diciptakan oleh William G. Morgan pada tahun 1985. Permainan ini berkembang pesat di Amerika Serikat sehingga pada tahun 1922 Young Man Cristien Association sukses menyelenggarakan kejuaraan nasional bola voli.
       Bola voli masuk ke Indonesia dibawa oleh orang­orang Belanda. Pada waktu itu Indonesia masih menjadi wilayah jajahan Belanda. Bola voli masa penjajahan Belanda hanya untuk param pelajar. Baru sehabis masa pendudukan Jepang, permainan bola voli mulai berkembang alasannya yaitu tentara Jepang sering bermain bola voli. Akhirnya, masyarakat mulai bermain bola voli. Pada tahun 1951, diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) II di Jakarta. Saat itu permainan bola voli mulai dipertandingkan sehingga permainan bola voli menjadi lebih populer. Akhirnya, pada tahun 1955 dibuat organisasi bola voli seluruh Indonesia yang disebut PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).



2. Sarana dan Peralatan Bola Voli
a. Lapangan Bola Voli
Lapangan untuk permainan bola voli mempunyai persyaratan sebagai berikut.
1) Panjang lapangan : 18 meter.
2) Lebar lapangan : 9 meter.
b. Net atau Jaring
Net atau jaring untuk permainan bola voli mempunyai ukuran sebagai berikut.
1) Panjang net : 9,50 meter.
2) Lebar net : 1,00 meter.
3) Mata net : 10 cm.
c. Bola
Bola untuk permainan bola voli mempunyai ketentuan sebagai berikut.
1) Bola dibuat dari materi kulit atau materi yang biasa dipakai untuk menciptakan bola voli.
2) Berat bola voli 250 – 280 gram.
3) Keliling bola 65 – 70 cm.
 

Artikel Lainya Tentang Voli dan Permainan Bola Besar
1.Teknik Dasar Servis dan Passing Dalam Voli
2.Pengertian dan Tugas Tosser/Set-Uper, Smasher, Universaler, Libero Dalam Permainan Voli
3.VOLI (Makalah Olahraga/ Permainan Bola besar)
4.BASKET (Hakikat dan Sejarah Bola Basket, Teknik Passing, Dll)
5.SEPAK BOLA (Hakikat dan Sejarah Sepak Bola, Teknik, Lapangan, Dll)
6.FUTSAL (Sejarah Futsal, Ukuran Lapangan Futsal, Peraturan Futsal, Teknik Dasar Futsal, Dll)

Ukuran Gawang, Bola, Dan Lapangan Sepak Bola (Hurdles Size , Ball , And Soccer Field)

Berikut yaitu Ukuran Gawang, Ukuran Bola, dan Ukuran Lapangan Sepak Bola
1.Ukuran Gawang
   Gawang yang dipakai mempunyai ketentuan sebagai berikut.
1) Gawang sepak bola dibentuk dari kayu atau besi dengan dicat warna putih.
2) Tinggi gawang berukuran  : 2,4 meter.
3) Lebar gawang berukuran  : 7,3 meter.


2.Ukuran Bola
   Bola yang dipakai untuk permainan sepak bola mempunyai ketentuan sebagai berikut.
1) Bola terbuat dari materi kulit atau materi lain yang dapat
digunakan.
2) Keliling bola     : 68 – 71 cm.
3) Tekanan udara  : 0,60 – 0,70 atm.
4) Berat bola        : 396 – 453 gram.


3.Ukuran Lapangan Sepak Bola
   Perhatikan gambar lapangan sepak bola ini.

1) Panjang garis samping   : 90 – 120 meter.
2) Lebar                           : 45 – 90 meter.
3) Jari­jari bundar tengah : 9,15 meter.
4) Daerah gawang             : 18,3 × 5,5 meter.
5) Daerah penalti               : 40,3 × 16,5 meter.
6) Jarak titik tendangan eksekusi penalti dengan garis gawang 11 meter.

(bse penjasorkes oleh Sri Wahyuni, Sutarmin, dan Pramono)

Artikel Lain Tentang Sepak Bola dan Permainan Bola Besar ^_^ :
1.SEPAK BOLA (Hakikat dan Sejarah Sepak Bola, Teknik, Lapangan, Dll)
2.FUTSAL (Sejarah Futsal, Ukuran Lapangan Futsal, Peraturan Futsal, Teknik Dasar Futsal, Dll) 
3.Teknik Dasar Servis dan Passing Dalam Voli
4.Pengertian dan Tugas Tosser/Set-Uper, Smasher, Universaler, Libero Dalam Permainan Voli
5.VOLI (Makalah Olahraga/ Permainan Bola besar)
6.BASKET (Hakikat dan Sejarah Bola Basket, Teknik Passing, Dll)